17.51 | 0
komentar | Read More
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label otak. Tampilkan semua postingan
contoh ct scan penderita kanker otak 2,3,4
Written By iqbal_editing on Jumat, 12 Agustus 2016 | 17.51
tingkat kanker otak
Kenali Stadium pada Kanker Otak Mulai Sekarang!
Share on:
http://disehat.com/kenali-stadium-pada-kanker-otak-mulai-sekarang/
Kanker otak
dapat dikategorikan sebagai penyakit yang paling ditakuti oleh
penderitanya. Tak heran, kebanyakan dari penderita yang divonis terkena
penyakit ini akan merasa khawatir dan pesimis dalam hidupnya. Penyakit
kanker otak ini disebabkan karena penurunan DNA pada otak atau
pertumbuhan DNA yang melampaui batas.
Faktor penyebab penurunan atau
pertumbuhannya yang terlalu pesat tersebut biasanya dikarenakan oleh
beberapa hal seperti radiasi akibat sinyal-sinyal pada telepon genggam
atau computer dan pola makan Anda yang tidak sehat pun juga bisa memicu
pertumbuhan sel kanker pada otak Anda.
Kanker Otak Stadium 1
Kanker otak ini bisa terjadi secara
bertahap, yaitu stadium satu, stadium dua, stadium tiga, dan stadium
akhir atau stadium empat. Namun, penderita kanker otak stadium 1 sangat jarang ditemukan karena penderita biasanya tak begitu merasakannya.
Gejala-gejala penyakit kanker pada
stadium satu pun tidak terlalu jelas sehingga wajar jika penderita tak
menyadari kehadiran sel kanker di otaknya. Biasanya, penderita akan
mulai merasakan sakitnya ketika ia memasuki stadium dua.
Kanker Otak Stadium 2
Kanker otak stadium 2
ini tentunya tak bisa Anda sepelekan meskipun Anda belum begitu
merasakan sakitnya. Seorang penderita yang divonis menderita kanker
stadium dua, biasanya akan mengalami kelelahan yang sangat.
Padahal, ia merasa tidak melakukan
aktivitas yang berlebihan. Hal tersebut dikarenakan suplai oksigen ke
otak yang tidak lancar sehingga menyebabkan penderita cepat lelah. Tidak
hanya itu, penderita juga sering sekali drop yang menyebabkan ia sering
pingsan jika mengalami kelelahan yang sangat. Jadi, bagi Anda yang
sering pingsan, Anda perlu mewaspadainya.
Kanker Otak Stadium 3
Selanjutnya, kanker otak stadium 3.
Penderita yang sudah divonis menderita kanker otak stadium tiga
biasanya akan sering mengalami sakit kepala yang hebat dan intensitasnya
lumayan sering. Sakit kepala yang begitu menyiksa tersebut akan
dibarengi juga dengan mimisan.
Mimisan pun terkadang tak terasa,
sehingga Anda bisa saja darah mengalir begitu saja dari hidung Anda
ketika Anda memikirkan sesuatu yang berat. Tak hanya itu, ketika Anda
mengidap kanker stadium tiga, terkadang Anda akan merasakan kaki dan
tangan Anda sulit digerakkan. Andapun akan mudah terjatuh saat berjalan
karena keseimbangan tubuh Anda sudah mulai terganggu.
Kanker Otak Stadium 4
Terakhir adalah kanker otak stadium 4.
Jika penderita sudah memasuki stadium ini, maka hidupnya bisa dibilang
sangat sulit. Penderita bisa saja terganggu penglihatannya. Saat ia
melihat sebuah objek, objek tersebut akan terlihat menjadi dua.
Penderita juga bisa mengalami kesulitan dalam mendengarkan suara.
Jika penderita tak rajin melakukan
kemoterapi, maka sel kanker pada otaknya bisa menyebabkan ia mengalami
kebutaan, tuli dan bahkan lumpuh. Sangat ironis bukan? Jadi, jika Anda
sudah pernah merasakan gejala awal kanker otak, sebaiknya Anda langsung pergi ke dokter agar sel kanker cepat diatasi.
17.33 | 0
komentar | Read More
pemeriksaan diagnosis kanker otak
1. Pemeriksaan di bagian fundus.
Fundus merupakan bagian di bawah kelopak mata. Penderita kanker otak
akan Nampak adanya papilloma atau bintilan di bagian dalam mata.
Bintilan tersebut terbentuk akibat meningkatnya tekanan intracranial.
2. Pemeriksaan X-ray di bagian kepala
Cara lainnya yang dapat mendeteksi adanya sel kanker otak adanlah
dengan melakukan pemeriksaan sinar X-ray. Dengan sinar X-ray pula dapat
mendeteksi apakah ada kerusakan pada tulang tengkorak, seperti
pergeseseran tulang pineal atau perluasan permukaan sel tengkorak.
Dengan bantuan sinar X-ray dapat mendeteksi posisi inti dari sel kanker
ini. Namun hasil negative ketika sudah melakukan penyinaran X-ray bukan
berarti sel kanker pasti tidak ada. Anda masih butuh pemeriksaan medis
lebih lanjut.
3. Pemeriksaan EEG
Dengan bantuan alat pemeriksaan EEG (Electro Encephalo Graphy) untuk
mendeteksi amplitude pada bagian sel kanker, dan frekuensinya.
Pemeriksaan dilakukan pada bagian tengah otak, meningioma hingga bagian
infratentorialnya.
4. Pemeriksaan CT Scan Otak
Pemeriksaan ini menggunakan sinar-X.
Dengan pemeriksaan ini akan memberikan penampakan secara 3 dimensi pada
otak. Pemeriksaan dengan CT Scan ini memiliki tingkat ketepatan hingga
90%. Banyak pakar yang menyarankan untuk melakukan metode penyinaran CT
Scan ini untuk mendeteksi kanker otak.
5. Pemeriksaan MRI
Pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk mengganti pemeriksaan CT Scan.
Dengan pemeriksaan MRI dapat mendeteksi adanya sel kanker berikut titik
lokasi di dalam otaknya. Bahkan ukurannya pun bisa di ketahui dengan
jelas.
6. Pemeriksaan Biopsi
Metode ini dilakukan untuk mengambil sejumlah kecil jaringan dari
tubuh penderita. Selanjutnya jaringan kecil tersebut akan di bawa pada
pemeriksaan mikroskopik. Dengan melakukan pemeriksaan biopsy
dimungkinkan akan di ketahui jenis, gradin sel, dan sub tipe dari kanker
otak.Setelah diagnosis kanker otak anda selesai dilakukan dan hasilnya telah keluar, makan setiap dokter atau rumah sakit akan menganjurkan melakukan tindakan pengobatan kanker otak dengan melakukan treatment dan pemeriksaan secara rutin
17.13 | 0
komentar | Read More
ciri-ciri kanker otak berdasarkan lokasi
| Lokasi | Gejala |
|---|---|
| Lobus Frontal | - Perubahan kepribadian - Berperilaku tidak seperti biasanya - Kehilangan minat dalam hidup (apatis) - Kesulitan dengan perencanaan dan pengorganisasian - Menjadi mudah marah atau agresif - Kelemahan di bagian wajah atau pada satu sisi tubuh - kesulitan berjalan - Kehilangan indra penciuman - Masalah dengan penglihatan atau Suara |
| Lobus Temporal | - lupa kata-kata - Kesulitan menemukan kata yang benar - Kehilangan memori jangka pendek – Mendengar suara-suara di kepala Anda |
| Lobus Parietalis | - Kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan kepada Anda - Masalah dengan membaca atau menulis - Hilangnya rasa di bagian tubuh |
| Lobus oksipital | - Masalah penglihatan atau kehilangan penglihatan di satu sisi |
| Cerebellum (otak belakang) | - Koordinasi yang buruk - Gerakan mata yang tidak terkendali - Penyakit leher kaku - Pusing |
| Batang Otak | - Koordinasi yang buruk - Terkulai kelopak mata atau mulut di satu sisi - Kesulitan menelan kesulitan berbicara - Melihat ganda |
| Saraf Tulang Belakang | - Rasa Sakit - Mati rasa di bagian tubuh - Kelemahan di kaki atau lengan - Hilangnya kontrol kandung kemih atau usus |
| Kelenjar di bawah otak | - Menstruasi yang tidak teratur atau jarang - Infertilitas pada pria dan wanita - Kekurangan energi - Peningkatan berat badan - Perubahan suasana hati - Darah tinggi - Kencing Manis - Tangan dan kaki membesar |
| Saraf mengendalikan pandangan | - Pandangan gabur / buta |
| Saraf Pendengaran | - Kesulitan mendengar – tuli |
| Selaput otak | - Sakit kepala - Demam - Penglihatan kabur - Kesulitan bergerak |
17.10 | 0
komentar | Read More
gejala kanker otak
Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan ciri-ciri kanker otak yang paling umum, sebanyak 38 orang dari 50 responden atau sekitar 76 % mengalami gejala ini. Namun tentu sakit kepala kebanyakan bukan disebabkan oleh kanker otak, melainkan sakit kepala umum yang bisa terjadi pada siapa saja.- Sakit kepala ini baru bagi anda. Anda belum atau sangat jarang terkena sakit kepala namun tiba-tiba belakangan ini sangat sering menderita penyakit ini. Selain itu jika sakit kepala yang anda rasakan berbeda dengan yang biasanya terjadi, waspada lah, mungkin ini salah satu tandanya.
- Sakit kepala yang ditandai gejala lain. Sakit kepala karena tumor otak sangat jarang ‘berdiri sendiri’, ia biasanya diikuti oleh gejala lain seperti mual, muntah, dan pusing. Tak jarang gejala lain yang lebih ekstrim seperti kejang kejang, kesulitan bicara, dan masalah penglihatan mengiringi sakit kepala karena kanker otak.
- Sakit kepala mulai ketika bangun di pagi hari. Sakit kepala yang terjadi ketika anda bangun tidur di pagi hari disertai dengan mual dan muntah-muntah serta kembali membaik di siang hari adalah salah satu jenis dan karakteristik dari penyakit tumor otak ganas.
- Sakit kepala yang semakin menjadi – jadi. Sakit kepala yang menjadi gejala kanker otak akan terus menjadi-jadi seiring waktu, minggu demi minggu, bulan demi bulan. Sebaiknya anda memeriksakan masalah tersebut secepatnya di dokter terkait.
- CT Scan. Tes pencitraan yang paling umum digunakan untuk mendeteksi kanker otak.
- MRI. Tes pencitraan bagian dalam otak dan sel untuk memastikan tingkat kerusakan.
2. Perubahan Mental
Ciri Ciri Perubahan Mental Karena Kanker Otak
Apa saja yang menjadi ciri-ciri perubahan mental ini ((Nytimes, Brain Tumor – Primary – Adults. diakses 04 November 2014 ))?
- Kehilangan memori
- Gangguan konsentrasi
- Masalah dengan penalaran
- Perubahan kepribadian dan perilaku
- Peningkatan intensitas tidur
Diagnosa:
- MRI
- CT Scan
3. Muntah-Muntah
Sama seperti gejala dan tanda poin pertama (sakit kepala), baik muntah dan sakit kepala merupakan dua penyakit yang sangat umum sehingga samar-samar dan sulit dibedakan. Ketelitian anda dalam mencermati berbagai jenis muntah yang anda alami sangat penting untuk mengetahui penyakit yang anda alami.
Ciri Ciri Muntah Karena kanker otak
- Terjadi secara tiba tiba tanpa penyakit tertentu sebelumnya
- Cairan muntah tidak normal (berwarna agak hijau)
- Terjadi bersamaan dengan sakit kepala.
4. Gangguan Penglihatan
- Melihat lampu seperti berkedip
- Penglihatan kabur
- Hanya mampu melihat lurus ke depan
- ‘Kehilangan’ teks ketika membaca
- Gangguan mata lainnya yang tidak lazim anda alami.
5. Kesulitan Saat Bergerak
Bagaimana contohnya ? seorang dengan tumor di otaknya akan mengalami kesulitan dalam bergerak di salah satu sisi tubuhnya.
- Berjalan tidak seimbang/ kehilangan keseimbangan
- Sering tersandung atau bersandar di dinding ketika berjalan
- Sulit berkoordinasi ketika bergerak
Kesulitan bergerak merupakan akibat dari rusaknya saraf akibat kanker otak, otak adalah motor penggerak dan pengontrol organ tubuh lainnya, kerusakan akan membuat anda susah bergerak.
6. Kejang-Kejang
- Serangan terjadi mendadak (tanpa tanda)
- Diikuti kehilangan kesadaran pada tubuh dan kontraksi otot
- Kehilangan kontrol fungsi tubuh
- Menggigit lidah
- Tidak bernafas jangka pendek (30 detik), menjadi biru kehitaman
- Durasi kejang pendek 2-3 menit
- Efek setelah kejang terjadi kantuk, sakit kepala, kebingungan, sakit otot, kelemahan singkat, atau mati rasa.
- Sekitar 60% dari pasien tumor otak akan mengalami kejang setidaknya sekali selama tumor otak tersebut masih ada.
Kejang disebabkan oleh aktivitas listrik abnormal di otak. Biasanya, sel-sel saraf tubuh berkomunikasi satu sama lain melalui sinyal listrik yang dikendalikan dengan hati-hati. Jika ada sesuatu mengganggu sinyal-sinyal ini dan mereka menjadi lebih intens, Anda cenderung menjadi kejang.
Kebanyakan kejang terjadi secara acak, setiap saat, dan tanpa penyebab tertentu. Namun, mungkin ada gejala terlebih dahulu. Orang yang secara sering mengalami kejang kadang-kadang melihat hal-hal yang mungkin sinyal kejang mendekat. Peringatan ini disebut “aura.” Aura kadang mengambil bentuk sakit kepala, perubahan suasana hati, kedutan otot, atau bau tertentu.
Penanganan
Berikut adalah beberapa saran tentang apa yang harus dilakukan ketika kejang terjadi pada pasien dengan tumor otak:
- Selama kejang, jangan panik; kebanyakan kejang berakhir dengan sendirinya.
- Pastikan pasien bernapas.
- Bersihkan area benda tajam atau sesuatu yang berbahaya. Anda mungkin harus membuka kacamata pasien.
- Lindungi kepala benda berbahaya
- Jangan menaruh apapun di mulut.
- Jangan mencoba untuk menahan anggota badan selama kejang, karena hal ini dapat menyebabkan cedera.
7. Kebutaan
Sebanyak 10 responden dari 50 mengalami kebutaan ketika mengalami kanker otak, setidaknya ada 20 % dari mereka yang mengalami ciri ciri ini. Kebutaan merupakan ciri ciri kanker otak stadium lanjut ketika sebagian besar tumor telah menjalar hingga mengganggu bagian mata.8. Demensia
Penelitian ini memang salah satu yang cukup mengejutkan dimana demensia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan kelainan pada otak. Setidaknya ada 14 % atau 7 dari 50 orang yang menderita tumor otak mengalami gejala ini.9. Ketidaksadaran
Ketidaksadaran dialami setidaknya 14 % atau 7 dari 50 penderita tumor otak, gejala ini adalah efek lanjut / kronis dari tumor otak jika telah mencapai stadium lanjut. Tumor yang menjalar di otak jika semakin besar akan membuat anda kehilangan kesadaran, lupa, dan ketidak tahuan mengenai lingkungan dan kejadian sekitar.10. Gangguan Kesadaran
Masih terkait dengan poin nomor 9, gangguan kesadaran ini merupakan efek sebelum terjadinya ketidaksadaran, ada 3 orang atau 6% yang mengalami gangguan kesadaran ini. Apa saja indikasi kesadaran yang di maksud :- Sering terkejut
- Sering bengong
- Sering lupa apa yang dilakukan
11. Penurunan Berat Badan
Penurunan berat badan juga di alami sekitar 6% dari penderita kanker otak, masih belum dapat dijelaskan secara mendetil mengenai penyebabnya. Namun hal ini disinyalir karena kemampuan kognitif dan aktivitas yang sudah tidak normal lagi sehingga mempengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan yang berdampak pada penurunan berat badan.12. Demam
Demam mungkin tidak disangka sebagian orang dapat menjadi gejala kanker otak yang sangat mematikan. Penyakit umum seperti ini memang cukup berbahaya jika kita kaitkan pada kanker otak. Ada 6% responden yang mengalami demam sebagai gejala yang ditimbulkan akibat kanker otak.
sponsored links
13. Kehilangan Sensasi
Sebanyak 4% responden mengalami kehilangan sensasi, hilangnya sensasi ini dikaitkan erat dengan perkembangan fungsi otak yang terganggu oleh tumor. Otak tidak dapat berfungsi normal yang menyebabkan pikiran hanya flat saja seiring dengan menurunnya kemampuan kognitif.14. Anorexia / Kehilangan Nafsu Makan
Anorexia merupakan penyakit yang berkaitan dengan kehilangan nafsu makan, ada sekitar 4 % penderita tumor otak yang mengalami hal ini. Saat ini belum banyak penelitian yang mengaitkan anorexia yang terjadi pada saat mengidap tumor otak.15. Vertigo / Pusing
Vertigo atau pusing di kepala terjadi pada 2 dari 50 responden yang diteliti, namun ternyata pusing ini menjadi salah satu ciri ciri yang cukup berbahaya karena seperti halnya sakit kepala dan muntah, ia sangat samar dengan penyakit lain. Penderita vertigo akan merasakan berputar atau serasa bergerak, dunia berputar walau dalam keadaan istirahat.16. Kehilangan Libido
Penderita kanker otak yang mengalami kehilangan libido dan berkaitan erat dengan kanker otak ini terjadi pada pria, memang sampai saat ini belum ada penelitian terkait yang menghubungkan antara libido dan mengapa berpengaruh pada penderita tumor otak. Namun banyak yang mengaitkan bahwa otak adalah pusat segalanya sehingga sangat berpengaruh bagi berbagai bagian dan fungsi tubuh. Setidaknya ada 2 % dari penderita kanker otak yang mengalami hal ini.
16.35 | 0
komentar | Read More
Langganan:
Postingan (Atom)