Entri Populer

Welcome Guys

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label gizi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gizi. Tampilkan semua postingan

Jangan Cuma Karbohidrat, Ini Menu Sarapan Ideal Buat Si Kecil

Written By iqbal_editing on Jumat, 08 September 2017 | 04.15

Tahukah Bunda bila sarapan merupakan waktu makan terpenting, khususnya bagi si kecil? Setiap hari tubuh si kecil membutuhkan energi agar tetap optimal dalam menjalankan aktivitasnya. Oleh karena itu, Bunda diharapkan untuk tidak menyepelekan asupan nutrisi yang terkandung dalam menu sarapan si kecil.
Pastikan si kecil makan tepat waktu dan selalu terpenuhi kebutuhan nutrisinya. Jadi Bunda tidak hanya memberikan menu sarapan yang sebagian besarnya berupa karbohidrat saja. Siapkanlah si kecil menu sarapan yang mengandung nutrisi seimbang dan vitamin, seperti sayur, buah, dan susu.

Hindari memberikan si kecil nasi goreng, kentang goreng, mi, atau roti tanpa dilengkapi sayur dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuhnya. Sebab dengan menu sarapan yang tepat, metabolisme tubuh si kecil bisa optimal dan memudahkan konsentrasi mereka saat belajar di sekolah.

Faktanya, banyak orangtua masih menganggap sarapan sebagai hal kecil yang tidak tidak terlalu penting. Alasan lainnya karena Bunda sibuk bekerja, tidak sempat menyiapkan sarapan, dan si kecil enggan memakan menu sarapannya karena bosan.

Padahal banyak cara yang bisa Bunda lakukan untuk menggugah selera sarapan si kecil dengan menu sederhana dan tidak membutuhkan banyak waktu untuk membuatnya. Bila si kecil menyukai makanan manis, Bunda bisa mencoba menu sarapan favorit ala Blue Band yakni Pancake Chocolate Chip Timun Jepang yang sudah pasti disukai si Kecil.

Cara membuatnya sangat mudah. Cukup siapkan Timun Jepang, tepung terigu, cokelat bubuk, kayu manis, susu cair, telur, cokelat chip, dan madu. Selain itu, siapkan Blue Band serba guna cair untuk melengkapi nutrisi harian yang dibutuhkan si kecil.

Blue Band selalu hadir memberikan asupan lezat dan bergizi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Blue Band berjanji akan terus menjadi sahabat Bunda untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.

Blue Band mengandung protein, vitamin A, B1, B2, D, E, dan Niasin, serta omega 3 dan 6 yang dibutuhkan oleh tumbuh kembang si kecil. Jadi selalu siapkan Blue Band di dapur Bunda. Selain Pancake Chocolate Chip Timun Jepang, Bunda juga bisa mencoba Roti Panggang Telur Bayam dari Blue Band. Kalau bukan Bunda, siapa lagi yang peduli dengan nutrisi yang dibutuhkan si kecil.
04.15 | 0 komentar | Read More

Diet Pernapasan, Cara Mudah untuk Kurus Tanpa Harus Menahan Lapar

Written By iqbal_editing on Selasa, 05 September 2017 | 17.13

Hal paling menyebalkan dalam program diet untuk menurunkan berat badan adalah banyaknya pantangan dan pembatasan makan enak. Seorang artis Jepang memberikan solusi bagi yang tidak mau terlalu memikirkan makan yakni diet pernapasan.

Miki Ryosuke, seorang artis Jepang berusia 55 tahun mengaku sukses menurunkan berat badan sebanyak 12 kg hanya dengan mengatur pernapasan. Cukup meluangkan waktu 2 menit sehari, ia melakukan konsentrasi menarik napas panjang lalu mengeluarkannya kuat-kuat.

Metode diet yang belum begitu populer ini diciptakan sendiri oleh Ryosuke secara tidak sengaja. Ketika itu ia sedang mempraktikkan teknik pernapasan untuk mengatasi nyeri punggung, namun tanpa disangka ia mendapati berat badannya berkurang drastis.

Temuan itu lalu dikembangkannya menjadi metode diet yang diklaimnya tidak membebani orang dengan pantangan-pantangan makan yang berlebihan. Metode diet yang dinamainya Long Breath Diet itu cukup dilakukan dengan tarik napas selama 3 detik lalu menghembuskannya kuat-kuat dalam 7 detik.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mempraktikkan metode diet pernapasan seperti yang diajarkan Ryosuke, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (1/8/2013) berikut ini.

Teknik pertama, kencangkan otot-otot pantat sambil berdiri dengan satu kaki di depan. Berat badan sebagian besar dibebankan dke kaki belakang. Dalam posisi ini, tarik napas selama 3 detik sambil mengangkat tangan ke atas kepala.

Selanjutnya, hembuskan napas sambil mengencangkan seluruh otot tubuh selama 7 detik.

Teknik kedua, posisi tubuh berdiri dengan otot-otot pantat dikencangkan juga. Satu tangan diletakkan di perut, sedangkan tangan yang lain memegangi pantat dari belakang. Sama seperti teknik pertama, tarik napas dilakukan secara perlahan selama 3 detik lalu dihembuskan kuat-kuat. Bedanya kali ini dilakukan sambil terus memegangi perut.

Selain Ryosuke, pakar lain yang mengembangkan teknik serupa adalah Jill Johnson di Inggris dengan program bernama Oxycise. Menurutnya, teknik pernapasan memang sangat manjur untuk menurunkan berat badan.

"Lemak terbentuk dari oksigen, karbon dan hidrogen. Saat oksigen yang kita hirup mengenai molekul lemak, molekul tersebut akan pecah menjadi karbondioksida dan air," jelas Johnson.
17.13 | 0 komentar | Read More

Asal Jangan Kalap Saja Sih, Ini Manfaat Daging Jeroan Bagi Kesehatan

Written By iqbal_editing on Jumat, 01 September 2017 | 19.55

Menyambut hari idul adha, hewan qurban seperti kambing makin banyak peminatnya. Untuk masalah kesehatan, manfaat daging kambing tidak perlu diragukan lagi karena kandung proteinnya yang tinggi serta mengandung zat besi yang tinggi.

Tapi, bukan berarti bagian lain dari hewan qurban yang satu ini tidak beri khasiat juga. dr Titi Sekarindah, MS, SpGK, Pakar Gizi Rumah Sakit Pusat Pertamina saat dihubungi detikHealth via telepon, menyebutkan bahwa jeroan dari kambing bisa memberi manfaat kesehatan pula.

"Ya ada manfaatnya dong, dia kan protein, kemudian kandungan zat besinya lebih tinggi," ungkapnya.

Baca juga: Idul Adha Bisa Aman Santap Daging Kambing Kok, Asal...

Namun, jeroan mengandung purin lebih tinggi yang bisa menyebabkan asam urat apabila dibandingkan dengan daging biasa. Sehingga, untuk orang yang punya penyakit jantung, hipertensi, asam urat tinggi, diabetes, atau kegemukan tidak begitu dianjurkan.

Guna meminimalisirnya, dokter yang akrab disapa dr Titi ini menganjurkan, teknik yang paling aman untuk mengolah jeroan dengan cara direbus dan menghindari olahan yang banyak menggunakan minyak.

"Diungkep kemudian dipanggang juga nggak apa-apa, kalau mau dibikin gulai santannya jangan yang terlalu kental," pungkasnya.
19.55 | 0 komentar | Read More

Pasien Hipertensi Boleh Makan Daging Kok, Begini Aturannya

Makanan khas Idul Adha memang tiada bandingnya. Bagaimana tidak, olahan daging kambing dan daging lainnya selalu tampak menggiurkan. Namun, orang dengan penyakit hipertensi, asam urat dan tinggi kolesterol biasanya was-was ketika dihadapkan menu tersebut.

Duh, sebenarnya aman tidak ya makan daging kambing? Untuk memastikannya, detikHealth menghubungi Pakar Gizi Rumah Sakit Pusat Pertamina, dr Titi Sekarindah, MS, SpGK, spesial untuk Anda.

Dikatakan oleh dr Titi, orang dengan penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau asam urat boleh-boleh saja mengonsumsi daging. Hanya saja harus ada batasan yang dipatok agar tidak berlebihan.


"Daging nggak boleh banyak tapi, paling nggak 100 gram lah (sehari)," ujarnya yang juga menulis buku 'Terapi Jus Buah & Sayur'.

Meskipun orang-orang dengan masalah serupa tetap mengonsumsi obat-obatan, bukan berarti mereka bisa makan daging sepuasnya. Selain mematok daging tak lebih dari 100 gram per harinya, pastikan juga makanan yang dikonsumsi tetap seimbang.

"Kalo orang hipertensi kan dia minum obat teratur, terus nanti makannya ya tetap seimbang aja. Makan nasinya ada sayurnya ada dagingnya, jadi jangan makan daging semuanya," imbaunya.

Selain itu, dr Titi juga menambahkan bahwa penggunaan kecap bagi pasien hipertensi juga harus dibatasi. Apalagi untuk olahan daging kambing yang banyak menggunakan kecap.

"Kecap garemnya kan tinggi. Walaupun kecap manis, itu garemnya juga tinggi," tutupnya.
17.25 | 0 komentar | Read More

Sambut Hari Anak, Menkes Imbau Ortu Perhatikan Kebutuhan Gizi Anak

Written By iqbal_editing on Minggu, 23 Juli 2017 | 20.06

Agar anak dapat tumbuh berkembang secara optimal maka kebutuhan gizi dan stimulusnya perlu dipenuhi. Di peringatan Hari Anak Nasional 2017 Menteri Kesehatan Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), mengimbau agar orang tua memerhatikan kebutuhan tersebut sejak anak dalam kandungan.

Menurut Menkes Nila prinsip 1.000 hari pertama kehidupan harus diterapkan orang tua untuk memperoleh keturunan yang berkualitas. Kehamilan perlu direncakan dengan matang mulai dari sejak menikah, hamil, melahirkan, hingga menyusui.

"Sejak dalam kandungan anak indonesia berhak mendapatkan asupan gizi yang sesuai. Agar perkembangan fisik dan mental mereka berkembang dengan baik," kata Menkes Nila dalam akun resmi Sehat Negeriku dan dikutip pada Minggu (23/7/2017)

Asupan gizi yang sesuai dalam hal ini berarti tidak kurang dan juga tidak berlebih. Kadang ada orang tua yang kurang memerhatikan asupan gizi anak tapi juga ada yang tidak mengerti sehingga memberikan asupan gizinya berlebih.

Dampaknya kini kasus obesitas pada anak di Indonesia juga menjadi ancaman. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI sebanyak 14 persen balita dan 19,1 persen anak berusia 15 tahun ke atas di Indonesia mengalami obesitas.

Ketika seseorang sudah mengalami obesitas sejak anak-anak studi melihat maka risikonya untuk mengalami kondisi katastropik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung akan meningkat.

Menkes Nila juga mengimbau agar orang tua selalu mendampingi anak-anak menemani aktivitas mereka.

"Pada peringatan hari anak nasional tahun ini saya mengajak para orang tua senantiasa mendampingi anaknya beraktivitas serta memperhatikan asupan gizi mereka. Agar memperoleh gizi yang sesuai dengan masa tumbuh kembangnya," pungkas Menkes Nila..
20.06 | 0 komentar | Read More

Gemuk Tapi Tetap Sehat, Mungkinkah? Yuk Dengar Komentar Dokter Gizi

Written By iqbal_editing on Selasa, 18 Juli 2017 | 21.40

Memiliki badan gemuk tentu berkaitan erat dengan berbagai macam penyakit. Walaupun begitu, masih ada istilah 'gemuk tapi sehat'.

Menanggapi hal ini, Dr dr Samuel Oetoro, MS, SpGK(K) mengatakan biasanya seorang obesitas yang disebut sehat hanya berdasarkan hasil pemeriksaan umum. Misalnya pemeriksaan kolesterol atau gula darah.

"Ada orang obesitas semuanya (pemeriksaannya) normal. Tapi mereka nggak periksa lebih dalam seperti mediator inflamasi," ucap dr Samuel dalam acara peluncuran Herbilogy di Almond Zucchini, Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2017).

Baca juga:

Lebih lanjut, dr Samuel mengatakan pemeriksaan mediator inflamasi berguna untuk melihat inflamasi terjadi pada pembuluh darah di dalam tubuh. Sebab pada seseorang yang mengalami obesitas munculnya gejala kerusakan tidak terlihat begitu cepat.

"Kerusakan sendiri itu karena sel lemak yang jumlahnya besar melepas zat yang dapat merusak pembuluh darah," kata dokter kelahiran tahun 1958 ini.

Oleh karena itu ia mengatakan istilah 'gemuk tapi sehat' biasanya terjadi karena seseorang hanya melakukan pemeriksaan dasar. "Jadi orang nyebutnya healthy obesitas," pungkas dokter Samuel.
21.40 | 0 komentar | Read More

Atasi 'Darah Kental' Lewat Diet REST Selama 21 Hari, Apa Itu?

Written By iqbal_editing on Kamis, 06 Juli 2017 | 03.31

Darah kental' adalah istilah yang digunakan ketika tubuh memiliki timbunan lemak dan kolesterol berlebih, sehingga peredaran darah dalam tubuh menjadi kurang lancar. Menurut Rita Ramayulis, seorang ahli gizi, 'darah kental' awalnya adalah keturunan, tetapi sekarang 30% orang Indonesia terkena kondisi tersebut.

"Terlalu banyak partikel sehingga darah tidak beredar dengan lancar, darah juga membeku terlalu cepat," ujarnya saat ditemui oleh detikHealth, Kamis (6/7/2017), di acara Gramedia Back to School, Neo Soho, Jakarta.

Dituliskan dalam bukunya 'Diet REST ala Rita Ramayulis: Atasi Darah Kental', darah kental biasanya terjadi pada mereka yang masih berusia 45 tahun. Keadaan ini berhubungan dengan susunan menu yang tidak tepat.


Dituturkan olehnya, susunan menu yang tidak tepat ini akan membuat pH dalam tubuh menjadi tidak basa. "Umumnya pH tubuh tiap orang sekitar 7,3-7,45. Ginjal memang akan mengatur pH tubuh, tapi pertanyaannya berapa kuat ginjal bisa bekerja?" ujar wanita yang akrab disapa Rita ini.

Lewat diet REST ala dirinya, Rita mengusungkan pola diet selama 21 hari untuk mengembalikan kondisi peredaran darah yang lebih lancar. Periode ini kemudian dibagi menjadi tiga.

Pada minggu pertama, diet REST ini bertujuan untuk memperbaiki metabolisme dan meningkatkan asupan cairan. "Banyak orang tidak suka minum air putih, maka strateginya kita tawarkan dengan infused water," sarannya. Selama seminggu, setiap harinya harus mengonsumsi dua liter infused water sesuai selera dan ditambah dengan mengasup protein. Protein berguna untuk meningkatkan sebanyak metabolisme 30 persen.

"Protein yang dianjurkan, putih telur atau plain yoghurt. Dada ayam paling bagus karena ada kandungan asam amino yang menjadi jenis pembangun otot," terang Rita. Protein yang dikonsumsi pun tidak boleh berasal dari daging merah.

Minggu kedua bertujuan untuk membersihkan zat dalam tubuh yang membuat aliran darah terhambat. "Stop karbohidrat sederhana dan lemak jenuh, tapi tingkatkan asam lemak esensial," imbaunya.
 

Minggu akhir proses diet REST bertujuan untuk membangun massa otot. Ini bisa dibentuk dengan melakukan olahraga rutin yang terpapar sinar matahari selama empat kali dalam seminggu.

Selesai proses diet REST selama 21 hari tersebut, Rita mengungkapkan tubuh akan menjadi lebih sehat, peredaran darah pun lebih lancar. Sesudahnya, Anda dapat mengulang proses diet REST kapan pun Anda merasa butuh. "Mau ulang tiga bulan ke depan atau setahun ke depan boleh," pungkasnya.
03.31 | 0 komentar | Read More

PPENDAPAT AHLI GIZI CARA MENGOLAH IKAN TERBAIK

Written By iqbal_editing on Senin, 03 Juli 2017 | 20.56

Dari segi kesehatan, manfaat ikan memang tidak terbantahkan. Kadar kolesterolnya yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jenis daging lainnya. Selain itu, ikan juga kaya akan omega 3, omega 6 dan antioksidan yang bisa melawan kanker.

Namun jangan salah, jika tidak menggunakan teknik memasak yang tepat, khasiat ikan dikhawatirkan bisa menghilangkan sejumlah kandungan sehat yang ada. Kepada detikHealth, Senin (3/7/2017), dr H. Engkus Kusdinar Achmad, MPH, seorang ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membagikan tips mengolah ikan dengan baik.

Bagi Anda yang senang memakan ikan dengan cara dibakar, sebaiknya mulai mengurangi cara memasak yang seperti ini. Sebab, dituturkan oleh pria yang disapa dr Kusdinar ini, membakar ikan akan menimbulkan zat yang kurang baik.


"Ikan sudah bagus, tapi begitu dibakar ada yang bisa menimbulkan radikal bebas," jelas wakil ketua Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI) itu.

Sementara itu untuk ikan goreng, menurut lulusan Magister dari University of California Los Angeles tersebut, sah-sah saja asalkan dengan memerhatikan sejumlah hal. "Api jangan terlalu panas, digorengnya juga jangan terlalu kering, dan minyak yang digunakan jangan minyak yang berulang," terangnya.

Disebutkan olehnya, teknik yang baik untuk memasak ikan adalah dengan dijadikan pepes. Sebab, pepes akan membantu dalam mengurangi kadar kolesterol. Ditambah, ketika dipepes akan menggunakan bumbu-bumbu alami yang akan membuatnya semakin lebih baik.
20.56 | 0 komentar | Read More

Cara Gampang Mengukur Makanan Saat Diet

Written By iqbal_editing on Jumat, 30 Juni 2017 | 03.50


Cara Gampang Mengukur Makanan Saat Diet

Wisnubrata
Kompas.com - 19/06/2017, 10:25 WIB
Mengukur porsi makananbisa menggunakan tangan kita(FogStock/Vico Images/Tamara Lischka)
KOMPAS.com - Diet seringkali menjadi sesuatu yang tidak mudah, sehingga banyak orang enggan melakukannya, atau berhenti di tengah jalan. Hal yang membuat diet sulit dan rumit salah satunya adalah soal menghitung asupan makanan, di mana kita harus menimbang makanan, menghitung kalori dan lainnya.
Namun begitu, cara rumit itu bisa ditinggalkan karena diet bukanlah ujian matematika. Yang kita perlukan dalam hitung-menghitung itu sudah kita miliki, yaitu tangan kita.
Secara gampang, beginilah cara kita menghitung asupan dengan tangan: Buka telapak tangan, dan sebanyak itulah porsi protein yang sebaiknya kita makan. Satu telapak tangan itu kira-kira setara dengan satu dada ayam atau dua potong tempe.
Untuk sayuran, porsinya kurang lebih sebanyak satu kepalan tangan. Bayangkan brokoli atau bayam sebesar itu. Cukup mengenyangkan bukan?
Nah untuk karbohidrat, porsinya cukup sebesar ukuran tangan saat membentuk mangkuk. Anda bisa menempatkan sepotong ubi di situ atau 4-5 sendok nasi, atau sepotong buah yang kaya karbohidrat. Sedangkan lemak mendapat porsi terkecil yakni sebesar jempol kita.
Mengukur porsi makanan dengan tangan(SnowWhiteimages)
Menggunakan ukuran itu untuk setiap kali makan, kita akan mendapatkan cukup protein untuk memelihara massa otot serta membuat kita tidak cepat lapar. Sedangkan karbohidrat dan lemak yang kita makan sudah cukup untuk memberi tenaga saat latihan, memulihkan diri, dan menjaga level hormon. Dan yang terpenting, penggunaan cara sederhana itu akan menjaga asupan makanan kita saat berdiet sehingga kita bisa mengikis lemak di tubuh tanpa harus berpikir keras.
03.50 | 0 komentar | Read More

Menu Diet Mantan Presiden AS Barack Obama yang Bisa Anda Tiru

Written By iqbal_editing on Selasa, 27 Juni 2017 | 15.54

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama tak cuma dikenal gemar berolahraga. Ia juga memiliki kebiasaan lain yang patut ditiru, yakni mengonsumsi makanan sehat.

Dikutip dari berbagai sumber, Barack Obama dan sang istri, Michelle Obama mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran yang diperoleh dari hasil kebun Gedung Putih.

Selain itu, Obama juga menyimpan semangkuk raksasa apel di atas meja kopi di ruang Oval Office untuk kudapan sore. Kudapan tersebut dibutuhkan Obama agar ia lebih berenergi dan fokus menjalani hari-harinya selama menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat.

Bukan hanya menyiapkan apel, ketika memiliki hasrat untuk ngemil, pria yang pernah melewatkan masa kecilnya di Indonesia ini juga memasukkan kacang-kacangan sebagai daftar menu makanan ringan.

Menu diet lainnya yang dikonsumsi Obama yaitu brokoli dan salmon. Kedua makanan ini biasanya disajikan saat makan malam. Pria setinggi 6 kaki atau setara dengan 185 sentimeter ini pun disebut memiliki catatan kesehatan fisik yang sangat baik secara keseluruhan.
15.54 | 0 komentar | Read More

pendapat ahli gizi tentang berat badan usai puasa

Berat badan yang turun biasa terjadi usai tubuh menjalani kegiatan puasa Ramadan sebulan penuh. Pasalnya, gizi harian yang diasup selama puasa pun mengalami penurunan dari sebelumnya. Namun, puasa juga punya manfaat seperti membuat tubuh terbiasa dengan pola makan yang lebih sehat.

Untuk pola makan usai Ramadan, menurut Prof Dr Hardinsyah, Guru Besar Ilmu Gizi IPB (Institut Pertanian Bogor), segala sesuatu kembali berdasarkan motivasi seseorang ketika menjalani puasa. "Kalau memang motivasinya cuma untuk sekedar menjalani puasa tanpa ingin mengambil manfaat kesehatannya, ya itu kembali pada masing-masing orang," ujarnya kepada detikHealth.

Ketika seseorang sudah berpuasa, alangkah baiknya jika dia membangun kesadaran tentang manfaat kesehatan yang sudah ia raih dengan berpuasa. Seperti, menyadari dengan berpuasa tubuh mengalami detoksifikasi yang tentunya memberi dampak baik untuk kesehatan badan.

"Untuk orang yang bisa mengambil hikmah puasa, sebaiknya pertahankan apa yang sudah didapatkan tubuh," saran Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia tersebut.



Prof Hardin juga berpesan untuk selalu memastikan pilihan makanan yang akan diasup oleh tubuh. "Jangan langsung dipapar makanan yang kurang baik," ujar Prof Hardin.

Lantas, butuh berapa lama untuk mengembalikan bobot badan yang hilang selama berpuasa? "Tergantung, bagi orang-orang yang tidak kembali menerapkan lagi strategi puasanya, 1-2 kg bisa kembali dalam waktu sekitar dua bulan," pungkasnya.
15.19 | 0 komentar | Read More

Bulletproof Diet: Langsing dengan Makan Lemak Plus Minum Kopi Mentega

Written By iqbal_editing on Senin, 19 Juni 2017 | 09.04

Untuk tujuan menurunkan berat badan, biasanya orang akan mengurangi konsumsi lemak. Namun lain pada 'bulletproof diet'. Dalam metode ini, lemak justru jadi prioritas dan paling banyak komposisinya.

Seperti dikutip dari Telegraph, pencipta metode Bulletproof Diet yakni Dave Asprey menyebutkan bahwa inti dari metode diet ini adalah pola makan tinggi akan konsumsi lemak jenuh atau saturated fat. Contoh sumber dari lemak jenuh tersebut di antaranya minyak kelapa, alpukat, serta daging hewan pemakan rumput.

Untuk sarapan, Anda juga dianjurkan untuk meminum bulletproof coffee. Ini merupakan minuman kopi yang ditambah mentega dan minyak MCT (Medium Chain Triglyceride) seperti minyak kelapa (coconut oil), kemudian dicampur menjadi satu menggunakan blender. Proses pencampuran ini biasanya dilakukan selagi kopi masih panas.


Nutrisionis Jansen Ongko, MSc, RD menjelaskan bahwa dalam bulletproof diet memiliki persamaan dengan diet ketogenik. Apabila normalnya konsumsi lemak hanya berkisar 20-30 persen, pada metode diet ini asupan lemak bisa mencapai 60-70 persen, protein 20-30 persen, dan sedikit karbohidrat.

"Prinsipnya adalah tubuh diarahkan untuk menggunakan simpanan lemak setelah cadangan glukosa habis dalam waktu singkat, yakni sekitar 1-2 jam," ujar Jansen kepada detikHealth.

Menurut Jansen, tujuan dari diet ini adalah agar terbentuk kadar keton yang tinggi di dalam tubuh (ketosis). Ketosis diyakini dapat membantu mengontrol penurunan berat badan.

Namun demikian, metode seperti ini sebaiknya tidak dijadikan sebagai gaya hidup dan dilakukan dalam jangka panjang. Sebab perubahan pola makan ini jika dilakukan secara ekstrem justru dapat mengganggu sistem kerja tubuh dan menimbulkan risiko lainnya.

"Diet ini terbukti cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Namun menurut penelitian, pola diet ini akan berdampak apabila dilakukan dalam jangka panjang, di antaranya gangguan keseimbangan hormon, gangguan metabolisme tubuh, gangguan emosional, dan lain-lain. Oleh karena itu sebaiknya diet ini tidak dijalani terlalu sering dan terlalu lama, begitu juga dengan meminum bulletproof coffee," pesan Jansen.
09.04 | 0 komentar | Read More

4 penyebab gagal diet saat puasa

Written By iqbal_editing on Jumat, 16 Juni 2017 | 10.20

*Usia Janin dalam Satuan Minggu

4 Penyebab Gagal Diet di Bulan Puasa

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 15/06/2017 09:05 WIB
4 Penyebab Gagal Diet di Bulan PuasaAda hal-hal yang bisa membuat usaha diet sambil berpuasa gagal. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta, Bulan puasa sering dimanfaatkan untuk memulai program diet. Tujuannya pun bermacam-macam mulai dari mengecilkan lingkar perut, menurunkan bobot atau sekadar ingin tampil lebih baik di depan keluarga saat lebaran.

Nyatanya, harapan tak selalu menjadi kenyataan. Program diet yang dicanangkan bisa gagal karena berbagai sebab. Mulai dari ketidakpahaman yang baik soal gizi dan nutrisi maupun kebiasaan dan pola makan yang salah.

Baca juga: Berpuasa Sambil Turunkan Berat Badan, Awet atau Tidak?

detikHealth pun merangkum beberapa penyebab gagalnya diet di bulan puasa. Jika kamu masih melakukan kebiasaan-kebiasaan ini, segera ubah agar program diet menjadi sukses.

1. Tidak sahur

Melewatkan sahur bukan merupakan tips diet yang baik. dr Samuel Oetoro, MS, SpGK, mengatakan diet di bulan puasa tidak akan efektif jika masih dilakukan dengan melewatkan waktu makan.

Baca juga: Berat Badan Tak Kunjung Turun Setelah Puasa, Ini Sebabnya

Dengan sengaja melewatkan sahur, Anda akan jadi lemas di siang hari saat beraktivitas. Akibatnya, nafsu makan saat berbuka justru jadi lebih besar.

"Saat puasa ya jadwal makannya diubah saja. Kalau biasanya makan pagi, siang dan malam, maka saat puasa makan siangnya dipecah 50 persen ke makan sahur dan 50 persen ke makan saat berbuka," imbuhnya.

Gorengan berkalori tinggi tapi nutrisinya minim,Gorengan berkalori tinggi tapi nutrisinya minim, Foto: Detikfood


2. Gorengan

Gorengan merupakan menu andalan hampir setiap orang saat berbuka puasa. Rasanya yang gurih membuat gorengan laris manis.

Namun menurut pakar, gorengan tidak memiliki kandungan gula yang cukup untuk dijadikan menu buka puasa karena tinggi lemak. Akibatnya, orang cenderung makan gorengan banyak-banyak yang menyebabkan timbangan naik.

Baca juga: Kata Ahli Gizi tentang Asupan Santan dan Gorengan Saat Berbuka

Daripada gorengan, lebih baik berbuka puasa dengan makanan yang tinggi serat, protein dan juga kadar gula yang cukup. Kurma merupakan makanan yang cocok karena selain mengandung gula, kurma juga mengandung serat.

3. Buka bersama

Memang menyenangkan berbuka puasa bersama sembari berbincang dengan kerabat dekat maupun kawan lama semasa SMA. Namun hati-hati, makan bersama orang ramai cenderung membuat seseorang makan lebih banyak.

Sebuah penelitian di Denmark menyebut makin ramai meja makan, makin besar nafsu makan seseorang. Apalagi jika Anda satu meja dengan orang yang nafsu makannya cenderung lebih banyak.

Tips untuk menghadiri buka bersama saat sedang diet adalah dengan membawa piring atau makanan sendiri. Dengan begitu, porsi makanan yang dimakan tetap bisa terkontrol dan silaturahmi tetap berjalan.

Terlalu sering ikut buka bersama bisa bikit diet saat puasa gagal.Terlalu sering ikut buka bersama bisa bikit diet saat puasa gagal. Foto: Thinkstock


4. Tidak olahraga

Karena harus menahan lapar dan dahaga, sebagian orang memilih tidak berolahraga. Padahal menurut pakar, olahraga juga tetap harus dilakukan meskipun sedang bulan puasa.

Tidak berolahraga akan membuat lemak dan kalori di tubuh menumpuk. Apalagi jika kita tipe orang yang tidak banyak bergerak saat bekerja karena harus duduk di meja seharian.

Agar efektif, olahraga bisa dilakukan di sore hari jelang berbuka. Tidak adanya sumber energi dari makanan membuat tubuh harus mengambil kalori dari lemak yang tersimpan di tubuh.
10.20 | 0 komentar | Read More

Kenali Diet Breatharian, Diklaim Bikin Kenyang dengan Udara

Diet tak melulu soal mengatur menu dan porsi makan, salah satunya dengan metode breatharian. Diet ini mengkalim Anda bisa kenyang dengan udara dan energi alam.

Dikutip dari Diet Choices, diet ini mengklaim bahwa untuk bertahan hidup manusia tidak memerlukan asupan makanan setiap hari. Disebutkan bahwa tubuh manusia dapat hidup dengan baik hanya dengan udara, sinar matahari dan energi lainnya di alam semesta.

Salah satu contoh orang yang menerapkan diet ini adalah pasangan suami istri dari California, AS, bernama Akahi Ricardo (36) dan Camila Castello (34). Keduanya mengklaim sangat jarang makan makanan biasa seperti pada umumnya.

Baca juga: Mau Tetap Sehat dan Langsing? Hindari Asupan Ini Saat Buka Puasa

"Selama tiga tahun terakhir, Akahi dan saya tidak makan apapun sama sekali. Sekarang kami hanya makan sesekali, itupun saat berada dalam situasi sosial atau jika saya sedang ingin mencicipi buah," ungkap Camila, seperti dikutip dari Daily Mail.

Pasangan yang menikah di tahun 2005 ini awalnya menerapkan vegetarian, lalu mereka menerapkan raw diet dan menjadi vegan. Mereka juga sempat hanya mengonsumsi buah-buahan dalam waktu tertentu. Setelah itu, Akahi dan Camila sepakat ingin mencoba menjadi Breatharian.

Dalam proses awal tersebut, keduanya tidak makan apapun selama tujuh hari terakhir kecuali udara. Tujuh hari berikutnya mereka diperbolehkan mengonsumsi air putih dan jus encer sesekali, dan begitu juga pada tujuh hari berikutnya.

Kaum Breatharian ini percaya sekadar air atau teh herbal yang dikombinasikan dengan paparan sinar matahari sudah cukup membuatnya bisa bertahan hidup.

Baca juga: Terapkan Breatharian, Pasutri Ini Akui Bisa Kenyang dari Makan Udara

Selain mengurangi jadwal makan, orang yang menjalani hidup dengan cara Breatharian ini juga diketahui enggan memeriksakan diri ke dokter atau melakukan pengujian yang bisa membuktikan bahwa tubuh mereka benar-benar sehat.

Jika dilakukan hanya satu atau dua hari, metode diet ini dapat menjadi cara yang baik untuk menghilangkan stres. Hal ini juga dapat membantu membersihkan tubuh dari racun.

Namun jika dilakukan sebagai gaya hidup alias jangka panjang, belum tentu demikian. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa setiap orang bisa hidup lebih dari beberapa hari tanpa makanan atau air, seperti dikutip dari How Stuff Works.

09.48 | 0 komentar | Read More

asupan gizi ibu hamil selama puasa

Written By iqbal_editing on Rabu, 07 Juni 2017 | 02.17

Tetap puasa saat hamil sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan. Yang penting sudah dikonsultasikan dengan dokter, dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Systematic Review 2014 menyebut, 60-90 persen ibu hamil di berbagai negara seperti Iran dan Amerika Serikat memutuskan untuk tetap berpuasa. Tentu saja, ibu hamil dan menyusui butuh persiapan yang benar-benar matang, sebab nutrisi yang diasupnya dibutuhkan pula oleh sang buah hati.

"Ketika sahur, ada baiknya untuk menyantap makanan yang berkuah dan karbohidrat kompleks. Jangan makanan yang manis, ini menyebabkan rasa cepat lapar karena mereka mudah diserap tubuh," tutur dr Dian Permatasari M.Gizi, SpGK dalam temu media di Aston Kuningan Suites, Jakarta Selatan, baru-baru ini.


Menjelang imsya, dianjurkan pula untuk mengonsumsi cemilan sebagai tambahan nutrisi. Cemilan yang dipilih juga harus yang sehat, misalnya biskuit.

Demikian juga saat berbuka puasa, ibu hamil dan menyusui juga dianjurkan mengonsumsi makanan manis untuk mengembalikan cadangan gula yang hilang saat puasa. Sebaiknya, beri jeda untuk mengonsumsi makanan yang lebih berat.

02.17 | 0 komentar | Read More

pendapat ahli gizi tentang makanan bersantan dan gorengan saat berbuka

Written By iqbal_editing on Kamis, 01 Juni 2017 | 07.30

Saat berbuka puasa tiba, kadang semua makanan yang dihidangkan dihabiskan semua. Justru yang dianjurkan untuk minum manis, hangat dan makanan ringan serta mengandung cukup air untuk memenuhi kebutuhan cairan yang telah habis saat berpuasa.

"Hindari makanan dengan kandungan lemak tinggi seperti gorengan, makanan atau minuman bersantan," ungkap Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz, RD, MPH.

Dia mengatakan memakan makanan gorengan diperbolehkan, namun harus dibatasi. Demikian pula makanan yang mengandung santan juga harus dibatasi.

"Makanan yang menggunakan santan jangan terlau kental agar tidak memberi beban dan kontribusi lemak tinggi dalam tubuh," kata Mirza di Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran UGM.

Baca juga: Mau Langsing di Bulan Puasa? Hindari Makan Gorengan Ya


Salah satu contoh minuman bersantan adalah es cendolSalah satu contoh minuman bersantan adalah es cendol (Foto: dikhy sasra)


Menurut dia mengkonsumsi makanan yang kaya serat sangat dianjurkan pula saat berbuka seperti buah-buahan. Selain itu juga saat berbuka diusahakan untuk menghindari penambahan gula secara berlebih. Sebab makanan ataupun minuman yang terlalu manis justru dapat menyebabkan rasa lelah dan kantuk.

"Sebaiknya juga menghindari makan berat karena bisa menimbulkan gangguan lambung. Jika ingin makan berat bisa dilakukan setelah salat tarawih dengan porsi tidak berlebihan," ungkap dosen Prodi Gizi Kesehatan UGM ini.
07.30 | 0 komentar | Read More

kandungan gizi dan manfaat daun dan akar kelor

Written By iqbal_editing on Jumat, 12 Mei 2017 | 06.58

Kelor memiliki nama latin Moringa oeifera Lamk dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Tentunya anda pernah mendengar peribahasa "Dunia tak selebar daun kelor". Ya, daun kelor memang memiliki daun yang kecil-kecil.

Namun di balik daun kecilnya itu, kelor memiliki sejuta manfaat tak terduga bagi kesehatan. Lihat saja kandungan nutrisinya. Daun kelor mempunyai 7 x vitamin C pada jeruk, 4 x calcium pada susu, 4 x vitamin A pada wortel, 2 x protein pada susu dan 3 x potasium pada pisang. Woww, sungguh luar biasa!

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kandungan nutrisi daun kelor seperti dikutip dari Pondokibu.com:

1. Daun kelor mengandung lebih banyak vitamin C

Vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh kita dan melawan penyakit infeksi termasuk flu dan pilek. Buah- buah yang berasa asam seperti jeruk dan lemon mengandung banyak vitamin C. Tetapi Vitamin C daun kelor 7x lebih banyak daripada jeruk.

2. Daun kelor mengandung potassium

Potassium penting untuk otak dan saraf. Pisang adalah sumber potassium yang sangat baik. Daun kelor mengandung potassium 3x lebih banyak daripada pisang.

3. Daun kelor kaya akan Vitamin A

Vitamin A bertindak sebagai pelindung melawan penyakit mata, kulit, jantung, diare,dan banyak penyakit ringan lainya. Wortel diketahui sangat kaya vitamin A. Tetapi vitamin A pada daun kelor 4x lebih tinggi dari pada wortel.

4. Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat dan membantu mencegah osteoporosis. Susu menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu. Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor untuk pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Manfaat Daun Kelor

Antimikroba, antibakteri, antiinflamasi (antiradang), infeksi, virus Ebstein Barr (EBV), virus herpes simplek (HSV-1), HIV/AIDS, cacingan, bronchitis, gangguan hati, antitumor, demam, kanker prostat, kanker kulit, anemia, diabetes, tiroid, gangguan saraf, kolik di saluran pencernaan, rematik, sakit kepala, antioksidan, sumber nutrisi (protein dan mineral), dan tonik.

Anti-inflamasi.

Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “pohon ajaib” maupun “Pohon untuk Kehidupan”.

Dari penelitian daun kelor mampu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

Menurunkan kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu oleh pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stres. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.

Penelitian tentang daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus.

Mengatasi nyeri, letih, linu.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat Bunga

Antimikroba, antibakteri, infeksi, flu, cacingan, sariawan, radang tenggorokan, antitumor, rematik, gangguan saraf, sumber nutrisi, dan tonik.

Manfaat Biji Kelor

Antimikroba, antibakteri, kutil, penyakit kulit ringan, penjernih air, antitumor, sariawan lambung, demam, rematik, antiinflamasi, menaikkan kekebalan tubuh, sumber nutrisi, dan tonik.

Kulit Batang Kelor

Mengatasi karang gigi, gangguan pencernaan, flu, sariawan, antitumor, rematik, detoksifikasi, penetralisir racun ular serta kalajengking, sumber nutrisi, alat kontrasepsi dan afrodisiak.

Manfaat Akar Kelor

Antimikroba, karang gigi, flu, demam, asma, penguat jantung, antiinflamasi, rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati (hepatamegali)

Di balik daunnya yang kecil, daun kelor ternyata mengandung khasiat yang begitu besar bagi kesehatan. Kurang lebih satu dekade lalu, kita mengetahui berita kelaparan dan gizi buruk di Ethiopia dan beberapa nega Afrika lain. Namun saat ini, berkat daun kelor dan program PBB bencana kelaparan tersebut tidak terdengar lagi.
06.58 | 0 komentar | Read More

kandungan gizi dan manfaat bayam merah

Written By iqbal_editing on Selasa, 09 Mei 2017 | 15.54

Bayam Merah; Kandungan Gizi dan Manfaat



Sayur bayam selain yang sering anda lihat berwarna hijau tersebut juga memiliki jenis warna yang berbeda, yaitu bayam merah. Bayam atau blitul rubrum dapat tumbuh di daerah beriklim tropis maupun subtropics.
Pada awalnya orang mengenal dan melihat bayam itu seperti tanaman hias dengan macam-macam warna, yaitu ada yang merah dan hijau juga. Namun setelah dilakukan sebuah penelitian oleh para ahli ternyata kandungan gizi bayam merah dan hijau sangat banyak dan sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Bayam yang dikenal juga dengan orang-orang, nama asingnya yaitu Amaranthus spp memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi orang. Bayam dengan jenis A. Tricolor dan juga A. Hybridus paling banyak dibudidayakan. Kandungan gizi bayam merah dan hijau yang dimiliki ini ternyata dapat menyembuhkan dan mencegah berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan sampai dengan penyakit paling berbahaya sekalipun.
Macam-macam penyakit yang bisa disembuhkan atau dicegah oleh konsumsi rutin bayam adalah anemia/ kurang darah merah, disentri, sakit mata, ginjal, kanker, dan lain-lain. Sayur bayam ini juga kaya akan serat dan vitamin sehingga bisa melancarkan pencernaan anda.
Kandungan Gizi Bayam Merah
Sama halnya dengan bayam biasa, bayam merah juga memiliki kandungan zat yang banyak didalamnya. Dalam setiap 100 gram bayam merah terdapat energy sebanyak 41,2 Kkal, protein sebanyak 2,2 gram, lemak sebanyak 0,8 gram, kalsium sebanyak 520 mg, karbohidrat sebanyak 6,3 gram, serat sebanyak 2,2 gram, vitamin C sebanyak 62 mg, serta zat besi sebanyak 7 mg.
Untuk itu mengkonsumsi bayam jenis ini sangat cocok untuk kehidupan sehari-hari.
Khasiat Bayam Merah
Secara umum bayam memiliki fungsi sebagai peningkat kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Apalagi dengan bayam merah, akar bayam ini tentu bias dimanfaatkan sebagai obat disentri. Dengan kandungan serat yang tinggi, bayam ini juga membantu melancarkan buang air besar. Selain itu daun bayam ini dapat dijadikan sebagai bahan infus karena mengandung 30% per oral yang bias meningkatkan kadar besi serum, hemoglobin serta mengurangi anemia. Tentu tidaklah rugi jika kita mengkonsumsi bayam apalagi jenis bayam yang berwarna merah.
Pemanfaatan Bayam Merah
Tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, namun bayam ini pun memiliki kegunaan yang begitu komplit. Dari daun hingga akarnya pun menghasilkan banyak manfaat. Daunnya bias digunakan sebagai bahan pembuat air infus, batang bayam juga bias digunakan sebagai obat disentrgi serta akar bayam merah digunakan sebagai obat anti malaria dan demam berdarah.
15.54 | 0 komentar | Read More

PERBANDINGAN KANDUNGAN GIZI TELUR AYAM. BEBEK. DAN PUYUH

Written By iqbal_editing on Minggu, 23 April 2017 | 23.32

Zat gizi
Telur puyuh
Telur ayam
Telur bebek
Energi (kkal)
 158
 143
 185
Protein (g)
 13,05
 12,58
 12,81
Total lemak (g)
 11,09
 9,94
 13,77
Karbohidrat (g)
 0,41
 0,77
 1,45
Kalsium/Ca (mg)
 64
 53
 64
Bes/Fe (mg)
 3,65
 1,83
 3,85
Magnesium/Mg (mg)
 13
 12
 17
Fosfor/P (mg)
 226
 191
 220
Kalium/K (mg)
 132
 134
 222
Natrium/Na (mg)
 141
 140
 146
Seng/Zn (mg)
 1,47
 1,11
 1,41
Tembaga/Cu (mg)
 0,062
 0,102
 0,062
Mangan/Mn (mg)
 0,038
 0,038
 0,038
Selenium/Se (mkg)
 32,0
 31,7
 36,4
Thiamin (mg)
 0,069
 0,069
 0,156
Riboflavin (mg)
 0,478
 0,478
 0,404
Niasin (mg)
 0,070
 0,070
 0,200
Asam Panthothenat (mg)
 1,438
 1,438
 1,862
Vitamin B6 (mg)
 0,143
 0,143
 0,250
Kolin (mg)
 263,4
 251,1
 263,4
Vitamin B12 (mkg)
 1,58
 1,29
 5,40
Vitamin A (IU)
 543
 487
 674
Vitamin E (mg)
 1,08
 0,97
 1,34
Vitamin K (mkg)
 0,3
 0,3
 0,4
Kolesterol (mg)
 844
 423
 884
Lutein+zeaksantin (mkg)
 369
 331
 459
23.32 | 0 komentar | Read More

kandungan gizi bubur manado

Written By iqbal_editing on Selasa, 11 April 2017 | 18.27

Manado terkenal dengan salah satu kudapannya yakni tinutuan atau disebut juga bubur manado. Nah, panganan ini bisa jadi menu sarapan dengan gizi yang cukup lengkap lho.

Prof Ahmad Sulaeman PhD dari Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan bubur manado merupakan makanan sepinggan yang cukup komplit. Untuk diketahui, makanan ini terbuat dari beras, jagung, dan ubi kayu yang dicampur dengan sayur seperti kangkung, bayam, dan kemangi, serta beberapa bumbu dapur.

"Sayur-sayuran di dalamnya seperti kita tahu mengandung serat tinggi, kaya akan antioksidan. Serat tinggi bisa memperlancar pencernaan dan baik untuk sistem cerna. Memang sebagian besar komponennya karbohidrat ya, ada protein sedikit di beras," kata Prof Ahmad di sela-sela 'Jelajah Gizi Bersama Sari Husada' di Manado, Sulawesi Utara baru-baru ini.

Untuk itu, menurut Prof Ahmad bubur manado ideal dijadikan menu sarapan dan baik untuk anak-anak. Apalagi, dalam seporsi bubur manado terkandung kurang lebih 250 sampai 300 kalori dan jumlah itu sudah bisa memenuhi kebutuhan asupan energi di pagi hari.

Baca juga: Keliru, Jika Penderita Diabetes Lebih Suka Bubur dan Lontong

Untuk membuat gizi bubur manado makin lengkap, menurut Prof Ahmad tak ada salahnya Anda menambahkan sebutir telur rebus atau satu buah telur dadar sebagai penambah sumber protein. Sayur-sayuran dalam bubur manado bisa jadi sumber serat.

Kemudian, beta karoten dan lycophene dalam sayuran yang digunakan bisa menjadi antioksidan sehingga dapat membantu kulit lebih halus. Selain itu, antioksidan tersebut juga baik untuk penglihatan, di antaranya membantu mencegah masalah penglihatan seperti mata buram dan katarak.

Fitokimia dalam kemangi misalnya, dikatakan Prof Ahmad bisa membantu mengurangi keluhan nyeri saat jelang mestruasi. Kemudian, kandungan asam oksalat juga bisa membantu proses metabolisme tubuh. Lalu bagaimana dengan kangkung, apakah bisa berpengaruh pada kadar asam urat?

"Memang terkandung purin di kangkung. Tapi buat yang tidak punya asam urat, makan sedikit aja nggak masalah ya, kecuali kalau sudah ada keluhan asam urat memang harus lebih hati-hati," papar Prof Ahmad.

Pria berkacamata ini menambahkan, bubur manado bisa jadi salah satu menu bagi ibu hamil dalam rangka mengenalkan sayuran pada buah hatinya. Mengutip sebuah studi di Jerman, Prof Ahmad mengatakan jika anak sudah dibiasakan makan sayur sejak kecil, kelak saat mendapat makanan pendamping ASI, ia akan doyan sayuran.

"Karena apa yang dimakan ibu kan bisa dirasakan oleh anaknya di dalam kandungan. Jadi kalau ibu biasa makan sayur, anaknya nih udah kenal sama rasa sayuran ini, di kandungan kan anak juga udah kenal rasa," ujar Prof Ahmad.
18.27 | 0 komentar | Read More
 
berita unik