Entri Populer

Welcome Guys

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label bedah plastik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bedah plastik. Tampilkan semua postingan

Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?

Written By iqbal_editing on Jumat, 07 Juli 2017 | 00.58

Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?

Rista Adityaputry - wolipop
Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi Kembaran Fan Bingbing, Sudah Mirip? He Chengxi. Foto: Dok. Weibo
Jakarta - Kecintaan pada idola bisa membuat seseorang melakukan tindakan ekstrem. Seperti wanita ini yang memutuskan melakukan operasi plastik agar bisa mirip dengan idolanya.

He Chengxi berani melakukan berbagai prosedur bedah plastik karena ingin mirip dengan Fan Bingbing, aktris idolanya. Tidak tanggung-tanggung, prosedur tersebut dilakukan berkali-kali selama delapan tahun. Aktris China yang telah berusia 35 tahun itu memang terkenal dengan kecantikannya yang elegan dan tampak tak menua. Chengxi sendiri rupanya sudah lama menjadi penggemar Fan Bingbing.
Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?Kiri: Fan Bingbing; Kanan: He Chengxi. Foto: Dok. Koreaboo

Chengxi bahkan didukung pasangannya dengan membuka klinik bedah kecantikan agar bisa membantunya mencapai hasil yang memuaskan. Akhirnya, memang hasil operasi tersebut membuat Chengxi sangat mirip Fan Bingbing.

Kepopulerannya dimulai sejak tampil dalam sebuah acara kompetisi menyanyi 'Super Girl' di China. Banyak netizen yang terpukau akan kemiripannya dengan salah satu selebriti paling terkenal di China itu. Para netizen pun mulai menyebarkan foto Chengxi.
Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?Kiri: Fan Bingbing; Kanan: He Chengxi. Foto: Dok. Koreaboo

Saking miripnya, Chengxi juga mendapatkan julukan sebagai 'Fake Fan Bingbing'. Beberapa netizen juga berkomentar bahwa mereka sulit membedakan kedua wanita tersebut.

Namun beberapa netizen tetap berkomentar pedas menyinggung keputusan Chengxi untuk operasi plastik. Ada juga yang mengatakan perbedaannya masih terlihat jauh karena aura kecantikan Fan Bingbing lebih kuat.

"Meski sangat mungkin untuk membuat dirimu mirip Fan Bingbing, tetap saja mustahil untuk meniru auranya. Jadi, kenapa banyak orang yang ingin melakukan itu? Kenapa mereka tidak bahagia dengan penampilan sendiri," kata seorang netizen seperti dikutip dari Shanghai Ist.
Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?Wanita operasi plastik 8 tahun demi mirip Fan Bingbing. Foto: Dok. Koreaboo

Ada pula yang menyinggung Li Cheng, kekasih Fan Bing Bing, melihat begitu banyak wanita di China yang operasi plastik agar terlihat sepertinya.

"Aku penasaran apa yang dipikirkan Li Cheng melihat banyaknya wanita mirip dengan pacarnya di jalanan maupun di internet," tulis netizen tersebut.
Wanita Operasi Plastik 8 Tahun Demi Jadi 'Kembaran' Fan Bingbing, Sudah Mirip?He Chengxi. Foto: Dok. Koreaboo

Bagaimana, menurut Anda, apakah mereka berdua masih bisa dibedak
00.58 | 0 komentar | Read More

cerpen raket ajaibKata Dokter Soal Wanita yang Operasi Plastik Demi Mirip Fan Bingbing

Bagi beberapa orang, idola adalah sosok panutan yang dicintai melebihi dirinya sendiri. Mereka mencontoh segala gaya hidup idolanya mulai dari gaya, pakaian, kesukaan, dan lain sebagainya. Bahkan ada pula yang tidak segan-segan merubah wajah demi mirip dengan sosok sang idola.

He Chengxi misalnya, dikutip dari Wolipop, wanita asal China ini berani melakukan berbagai prosedur bedah plastik karena ingin mirip dengan Fan Bingbing, aktris idolanya. Tidak tanggung-tanggung, prosedur tersebut dilakukan berkali-kali selama delapan tahun.

Hasilnya memang mengejutkan, wanita ini sangat mirip dengan idolanya sampai mendapat julukan 'Fake Fan Bingbing'. Saking miripnya, banyak penggemar Fan Bingbing sulit membedakan mana idolanya yang asli.


Menanggapi hal ini, dokter bedah plastik, dr Danu Mahandaru, SpBP-RE mengatakan bahwa melakukan operasi plastik berlebihan itu berbahaya. Pasalnya, setiap orang memiliki kontur wajah yang berbeda-beda.

Menurutnya, operasi yang berlebihan akan menimbulkan risiko yang berbahaya. Hal tersebut dapat berisiko ireversibel, yakni bentuk wajahnya setelah mengalami operasi plastik tidak dapat kembali seperti semula.

"Risikonya itu bentuk wajah tidak natural, mimiknya kaku, mukanya bisa cacat," ujarnya saat dihubungi detikHealth, Jumat (7/7/2017).

Namun menurut dokter yang praktik di The Clinic Beautylosophy ini, dengan prosedur bedah plastik itu tandanya bentuk wajah dan tulang akan dirubah, yang kemudian berdampak pada psikologis dirinya sendiri.

"Dampaknya psikologisnya, tidak jadi diri sendiri," imbuhnya.

"Jadilah diri sendiri, semua orang bisa cantik dengan caranya sendiri," pungkas dr Danu.
00.14 | 0 komentar | Read More

Mengenal Kondisi Langka di Balik Tahi Lalat si Cantik Evita

Written By iqbal_editing on Minggu, 02 Juli 2017 | 04.37

, Evita Delmundo (20) tak merasa rendah diri meski sekujur tubuhnya dipenuhi tahi lalat. Ia adalah seorang pengidap kelainan langka Giant Congenital Nevus.

Perempuan berdarah Filipina dan Malaysia ini pernah di-bully karena kondisinya tersebut. Ia pernah dijuluki 'monster' oleh teman-temannya, namun itu tidak menyurutkan niatnya untuk mengejar mimpi menjadi Miss Universe. Dengan percaya diri, Evita mendaftar kontes kecantikan Miss Malaysia.

Giant congenital nevus merupakan tanda lahir bawaan berupa tahi lalat dengan ukuran besar, kadang-kadang ditumbuhi rambut dan tersebar di seluruh tubuh seperti yang dialami Evita. Diperkirakan hanya 1 persen dari populasi yang mengidap kondisi langka tersebut.


Dikutip dari Mayo clinic, anak-anak dengan nevus atau tanda lahir berukuran besar punya risiko lebih tinggi untuk mengalami kanker kulit saat tumbuh dewasa. Jika buah hati terlahir dengan kondisi tersebut, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan.


Penyebab munculnya tanda lahir semacam ini diyakini terkait dengan masalah pertumbuhan bayi saat berada dalam kandungan. Pada beberapa keluarga, kondisi ini bisa juga dipengaruhi oleh faktor genetik.


Mengenal Kondisi Langka di Balik Tahi Lalat si Cantik EvitaFoto: Instagram Evita Patcey


Nevus berukuran kecil umumnya tidak menyebabkan masalah serius di kemudian hari. Namun tanda lahir yang besar bisa disertai berbagai kondisi lain, termasuk gangguan saraf.


Dikutip dari NYtimes, nevus besar yang terdapat di tulang belakang bisa berhubungan dengan masalah otak. Pemeriksaan MRI (Magenetic Resonance Imaging) perlu dilakukan untuk memastikannya.

Kadang-kadang, dibutuhkan operasi untuk mengangkat nevus yang tidak normal. Skin grafting juga bisa dilakukan jika memang diperlukan. Untuk memperbaiki penampilan, dokter bisa melakukan terapi dengan laser dan dermabrasi.
04.37 | 0 komentar | Read More

pandangan islam tentang operasi bedah pslastik

Written By iqbal_editing on Jumat, 03 Februari 2017 | 01.54

Operasi plastik kian hari semakin banyak saja yang menjalaninya. Padahal, menurut syariat Islam, operasi plastik merupakan salah satu hal yang tidak dibenarkan.

Ustaz Erick Yusuf menuturkan, upaya operasi plastik hanya diperbolehkan jika ingin memperbaiki karena kecelakaan. Atau, karena hal lain, seperti bibir sumbing, itu diperbolehkan.

Operasi plastik karena alasan kecantikan, menurutnya, tidak dibenarkan. Meskipun, dia meyakini, tidak ada satu pun dalil langsung yang menyebutkan larangan melakukan operasi plastik. Namun, kasus ini, menurutnya, sama saja dengan mengubah bentuk ciptaan Allah SWT.

"Itu sama saja mengubah bentuk ciptaan Allah. Lebih tegasnya adalah jika memperbaiki kesalahan, baru diperbolehkan. Dalil-dalilnya, di dalam ayat Alquran sebagai rujukan tidak langsung ke operasi plastik," tuturnya kepada Republika.co.id, Senin (19/10).

Dia kemudian menjelaskan beberapa dalil yang menjadi rujukan dilarangnya operasi plastik hanya karena kecantikan.  Misalnya, Laa dharara wa laa dhirara (Tidak boleh menimpakan bahaya bagi diri sendiri dan bahaya bagi orang lain)," (HR Ibnu Majah, Ad-Daruquthni, dan lain-lain) (An-Nawawi, 2001:214).

Kesimpulannya, kata dia, dalam masalah make up, terlarangnya bila memang make up tersebut hanya menghiasi wajah sesaat, tetapi membuat mudharat yang besar bagi wajah dalam jangka lama. Ungkapan tersebut dia rujuk dari Majmu’ah As’ilah Tuhimmu Al-Usrah Al-Muslimah, hal 11-12, 35-36.

Pendiri dakwah kreatif iHAQI ini menyebutkan beberapa operasi yang bersifat darurat, mendesak untuk dilakukan. Contoh operasi plastik yang bersifat darurat ini, menurut dia, meliputi operasi bibir sumbing, menyambungkan jari jemari tangan atau kaki, membuka penyumbatan anus, menghilangkan tato, tanda lahir, dan bekas luka.

Begitu pula menghilangkan jenggot, kumis, dan rambut bagi perempuan, membentuk kembali daun telinga, implan payudara bagi mereka yang terkena kanker payudara, memperbaiki septum hidung atau pasien cacat hidung, memperbaiki kulit akibat luka bakar atau sejenisnya, memperbaiki patah tulang wajah (karena kecelakaan, misalnya).

Kemudian, untuk operasi yang bersifat opsional, Erick menegaskan, hal itu yang tidak diperbolehkan. Dia menyebutkan, misalnya untuk menambah percaya diri, terlihat makin cantik, memperkokoh penampilan dan agar terlihat lebih muda dan aduhai.

Beberapa contoh operasi opsional, antara lain, mengembalikan kerutan kulit dan menghaluskannya, mengangkat dahi, menaikkan alis, wajah dan leher, sedot lemak, liposuction, rhinoplasty atau perbesaran, kecantikan dagu, kecantikan payudara.
01.54 | 0 komentar | Read More
 
berita unik