Entri Populer

Welcome Guys

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

conptoh tulang-tulang pada manusia

Written By iqbal_editing on Senin, 25 Juli 2016 | 01.47

Tengkorak

Bagian kepala (os.cranium)

Bagian muka/wajah (os.splanchocranium)

Badan (os.trunca)

Ruas tulang belakang (os.vertebrae)

Tulang dada (os.sternum)

Tulang rusuk (os.costae)

Tulang gelang bahu (os.humerus)

Tulang gelang panggul (os.pelvis verilis)

Tulang anggota gerak

Tulang tungkai (os.extremitas inferior)

Tulang lengan (Os. extremitas superior)

  • 2 tulang lengan atas (Os. humerus)
  • 2 tulang pengumpil (Os. radius)
  • 2 tulang hasta (Os. ulna)
  • 2x8 tulang pergelangan tangan (Os. karpal)
  • 2x5 tulang telapak tangan (Os. meta karpal)
  • 2x14 ruas tulang jari tangan (os. phalanges)
01.47 | 0 komentar | Read More

macam-macam tulang

Macam-macam tulang pada manusia dan

Tulang dapat dibedakan atas beberapa macam, baik berdasarkan jenisnya maupun berdasarkan bentuknya. Berdasarkan jenisnya, tulang dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

a. Tulang rawan atau kartilago

Tulang rawan (kartilago) terdiri atas sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks yang disebut kondrin. Tulang rawan bersifat bingkas atau lentur.
Tulang rawan pada anak berbeda dengan tulang rawan pada orang dewasa, karena tulang rawan pada anak berasal dari mesenkim dan lebih banyak mengandung sel tulang, sedangkan pada orang dewasa berasal dari perikondriom (selaput tulang rawan) yang mengandung sel-sel berbentuk tulang rawan (kondrioblas) dan lebih banyak mengandung matriks.
Matriks pada tulang rawan umumnya adalah hialin yang homogen dan jernih. Matriks yang berserabut lebih banyak mengandung zat kolagen, yaitu semacam zat perekat tulang. Tulang rawan pada orang dewasa hanya terdapat pada tempat-tempat tertentu saja, seperti pada hidung, telinga, dan persendian.

b. Tulang atau osteon

Tulang merupakan kumpulan sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks yang mengandung senyawa kapur dan fosfat. Senyawa inilah yang menyebabkan tulang menjadi keras.
Kita mengenal dua macam tulang, yaitu:
– Tulang keras atau tulang kompak: bila matriks tulang rapat dan padat. Misalnya: tulang pipa.
– Tulang spons, bila matriksnya berongga. Misalnya: tulang pendek, tulang pipih.
Berdasarkan bentuknya tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a. Tulang pipa, misalnya tulang paha, tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil.
b. Tulang pipih, misalnya tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
c. Tulang pendek, misalnya tulang pangkal lengan, tulang pangkal kaki, dan ruas-ruas tulang belakang.

Tulang pipa

Tulang pipa terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian ujung disebut epifisis; bagian tengahnya yang tersusun atas tulang keras disebut diafisis; dan diantara diafisis dan epifisis terdapat cakraepifisis, yang terdiri atas tulang rawan dan banyak mengandung osteoblas. Pada orang yang masih dalam pertumbuhan bagian inilah yang dapat bertambah panjang.
Di dalam tulang pipa terdapat rongga. Rongga ini terjadi karena aktivitas osteoblas yang berfungsi merombak sel-sel tulang. Selanjutnya rongga itu berisi sumsum tulang. Sumsum ini berwarna kuning, yang merupakan campuran antara lemak dan sumsum merah.
01.41 | 0 komentar | Read More

rs khusus paru di jawa

Written By iqbal_editing on Kamis, 21 Juli 2016 | 04.44

bogor: rs paru c rs paru dr gunaawan cisarua
jakara: rs   ahli paru jrc kebayoran lama
bandung: rs paru dr  ha rotinosolu

04.44 | 0 komentar | Read More

penyakit paru

Kanker paru-paru
Penyakit paru-paru yang pertama adalah kanker paru-paru. Kanker paru-paru merupakan penyakit penyebab kematian terbesar jika dibandingkan dengan penyakit lainnya. Penyakit ini memiliki gejala seperti berat badan menurun, sakit pada dada, batuk, sesak napas serta mudah lelah. Untuk gejala umumnya dapat terlihat jika kanker sudah mulai menyebar dan membesar. Lantas apa penyebabnya? Penyebab dari kanker paru-paru adalah asap rokok. Tak hanya perokok aktif saja yang dapat terserang penyakit ini, perokok pasif bahkan memiliki persentase yang lebih besar terserang kanker paru-paru.

Pneumonia
Yang kedua adalah pneumonia. Pneumonia adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri, virus ataupun jamur. Pada umumnya penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococus dan Mycoplasma pneumoniae yang menyebabkan infeksi jaringan paru atau parenkim. Sama halnya kanker paru-paru gejala yang sering timbul akibat penyakit ini adalah sesak napas, demam serta batuk berdahak.
Tuberkulosis (TBC)
Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit paru-paru selanjutnya. Penyebab penyakit TBC adalah bakteri Mycobacteri tuberculosis, penyakit menular ini memiliki gejala yaitu batuk berdahak yang lebih dari 3 minggu dan juga sering kali disertai dengan darah. Penanganan dari penyakit ini adalah selalu memeriksakan diri ke dokter secara rutin jika Anda mengalami batuk. Hal ini dikarenakan sebagian orang menganggap bahwa batuk adalah penyakit yang sepele.
Emfisema
Berikutnya adalah emfisema. Hilangnya keelastisan alveolus menyebabkan penyakit yang satu ini. Alveolus merupakan gelembung-gelembung yang ada di dalam paru-paru. Penyebab utama dari penyakit ini adalah kekurangan enzim alfa-1 dan juga asap rokok. Oleh karena itu seseorang yang sudah didiagnosis dokter menderita penyakit ini sebaiknya selalu menghindari asap rokok untuk meringankan sesak napas yang ia derita.
Asma
Hampir setiap orang mengetahui bahwa asma merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru. Gejala dari penyakit ini adalah sulit bernapas serta disertai suara mengi. Selain faktor keturunan ada beberapa faktor lain yang menyebabkan penyakit ini, seperti perubahan suhu, debu, ketegangan emosi dan juga gerakan badan yang berlebihan. Untuk menghindari penyakit ini, sebaiknya hindari hal-hal yang dapat menyebabkan penderita mengalami serangan asma.
04.31 | 0 komentar | Read More

mekanisme pernapasan

1. Mekanisme Pernapasan Dada
1. Fase Inspirasi pernapasan dada
Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk (muskulus intercostalis eksternal) berkontraksi --> tulang rusuk terangkat (posisi datar) --> Paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara luar masuk ke paru-paru

2. Fase ekspirasi pernapasan dada
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut adalah sebagai berikut:
Otot antar tulang rusuk relaksasi --> tulang rusuk menurun --> paru-paru menyusut --> tekanan udara dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

2. Mekanisme Pernapasan Perut
1. Fase inspirasi pernapasan perut
Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi --> posisi dari melengkung menjadi mendatar --> paru-paru mengembang --> tekanan udara dalam paru-paru lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar --> udara masuk

2. Fase ekspirasi pernapasan perut
Mekanisme ekspirasi pernapasan perut sebagai berikut:
otot diafraghma relaksasi --> posisi dari mendatar kembali melengkung --> paru-paru mengempis --> tekanan udara di paru-paru lebih besas dibandingkan tekanan udara luar --> udara keluar dari paru-paru.

04.28 | 0 komentar | Read More

organ pernapasan

a.    Hidung/rongga hidung (cavum nasalis)

Hidung adalah tempat masuknya pernapasan. Di dalam hidung terdapat selaput lendir, bulu-bulu hidung, dan ujung saraf pembau serta konka. Proses yang terjadi pada udara di dalam rongga hidung terbagi menjadi tiga.

1)    Penyaringan

Didalam rongga hidung terdapat selaput lendir dan bulu-bulu atau rambut-rambut hidung. Selaput lendir dan rambut-rambut hidung berfungsi menyaring debu atau benda asing yang masuk bersama udara.

2)    Penghangatan (pengaturan suhu)

Penghangatan dilakukan oleh konka (banyak kapiler darah) untuk mengubah suhu udara agar sesuai dengan suhu tubuh.
Advertisement

3)    Pelembapan (pengaturan kelembapan)

Dengan bantuan lendir menjadikan udara kering yang masuk dalam rongga hidung menjadi lembap sebelum ke paru-paru.

b.    Faring (tekak)

Faring adalah percabangan/persimpangan antara saluran pernapasan (nasofaring) dibagian depan dengan saluran pencernaan (orofaring) dibagian belakang. Diantara oso nasofaring dan orofaring terdapat klep yang disebut epiglotis. Epiglotis berfungsi mengatur perjalanan udara dan makanan pada persimpangan tersebut. Dibawah faring terdapat laring (pangkal tenggorokan) yan terdapat suatu daerah pembesaran pada leher dan terdapat pita suara.

c. Laring

Antara faring dan tenggorokan terdapat struktur yang disebut laring. Laring merupakan tempat melekatnya pita suara. Pada saat kamu berbicara, pita suara akan mengencang atau mengendor. Suara dihasilkan apabila udara bergerak melewati pita suara dan menyebabkan terjadinya getaran. Pita suara pada laki-laki lebih panjang dibanding pita suara perempuan.
Organ-Sistem-Pernapasan-383x500-306x400
Organ Sistem Pernapasan. A. paru-paru B. saluran bronkus C. hidung D. mulut E. trakea F. diafragma

d.    Trakea (batang tenggorokan)

  • Trakea merupakan pipa kaku tapi elastis yang panjangnya sekitar 10 cm. Trakea terletak dibagia leher dan sebagian di rongga dada. Dinding trakea dikelilingi cincin tulang rawan dan di bagian dalam rongga bersilia. Silia tersebut berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke dalam pernapasan. Dinding trakea terdiri dari tiga lapisan sel.
    Lapisan dalam berupa jaringan epitel bersilia
  • Lapisan tengah berupa otot polos dan cincin tulang rawan
  • Lapisan luar berupa jaringan ikat.

e.    Bronkus

Trakea bercabang menjadi dua cabang trakea yang disebut bronkus. Cabang bronkus atau trakea adalah bronkus kanan dan bronkus kiri.
1)    Bronkus kanan, menuju ke paru-paru kanan (3 cabang dan kedudukan lebih menurun)
2)    Bronkus kiri, menuju ke paru-paru (2 cabang dan kedudukan lebih mendatar).

f. Alveolus

Alveolus merupakan saluran akhir dari alat pernapasan yang berupa gelembung-gelembung udara. Dindingnya tipis, lembap, dan berlekatan erat dengan kapiler-kapiler darah. Alveolus terdiri atas satu lapis sel epitelium pipih dan di sinilah darah hampir langsung bersentuhan dengan udara.

g.    Pulmo (paru-paru)

Paru-paru berjumlah sepasang yang dibungkus oleh selaput pleura. Selaput pleura memiliki rangkap dua, yaitu pleura parietalis (sebelah luar) dan pleura viscerlaris (sebelah dalam). Diantara lapisan pleura terdapat cairan limfa yang berfungsi melindungi paru-paru dari gesekan saat mengembang dan mengempis.
Paru-paru terletak pada rongga bagian dada bagin atas yang dibatasi oleh selaput diafgrama. Paru-paru yang sebelah kanan (pulmo dexter) tersusun atas tiga belahan, sedangkan paru-paru kiri (pulma sinister) tersusun atas dua belahan.
Didalam paru-paru terdapat dua organ, yaitu bronkiolus dan alveoulus.
1)    Bronkiolus (cabang-cabang bronkus), yaitu cabang-cabang bronkus yang makin masuk ke dalam paru-paru makin kecil dan halus dengan dinding yang tipis.
2)    Alveoulus (gelembung-gelembung paru), yaitu organ yang berbentuk seperti sekumpulan kantong (gelembung) dan tersusun atas selapis sel yang tipis dan elastis rata-rata diselubungi oleh kapiler darah, alveolus berjumlah ± 1.800 juta buah yang berfungsi sebagi tempat terjadinya pertukaran gas, yaitu O2 dari lingkungan sel-sel darah dan CO2 dari sel-sel darah ke lingkungan.
04.26 | 0 komentar | Read More

bagian-bagoan paru dan fungsi

. Bronkus

Bronkus adalah batang bercabang yang menghubungkan paru-paru kiri, paru-paru kanan, dan trakea. Bronkus tersusun atas tulang rawan, lapisan mukosa, dan otot polos. Tulang rawan berfungsi sebagai rangka bronkus, lapisan mukosa menghasilkan lendir untuk menjebak partikel asing yang akan memasuki paru-paru, dan otot polos membuat kita dapat bernapas secara otomatis tanpa disadari.

2. Bronkiolus

Baca juga: 10 Fungsi Paru-Paru
Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang bermuara ke alveolus. Struktur bronkus tidak memiliki tulang rawan, memiliki silia, dan di bagian ujung terdiri dari jaringan epitelium berbentuk kubus bersilia.

3. Alveolus

Alveolus adalah tempat melakukan pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida secara difusi. Struktur alveolus terdiri dari selaput tipis dan terdapat banyak kapiler darah. Di alveolus darah akan melepaskan karbon dioksida ke udara dan mengambil oksigen dari udara.

4. Pleura

Pleura adalah selaput yang melapisi paru-paru. Strukturnya seperti kantong serta halus dan licin. Fungsi pleura adalah untuk mengurangi gesekan saat paru-paru mengembang atau mengempis. Pleura terdiri dari dua lapisan yaitu pleura parietal dan pleura viseral. Terdapat sedikit cairan yang mengandung glikosaminoglikan diantara kedua lapisan tersebut.
Baca juga: Paru-Paru Manusia Terdiri Dari Apa Saja?
Selain bagian yang terdapat pada paru-paru, berikut adalah 2 bagian yang sering disebut sebagai bagian dari paru-paru:

5. Diafragma

Diafragma adalah otot berserat yang menjadi pembatas antara rongga dada dan rongga perut. Diafragma juga berperan penting dalam proses pernapasan perut. Diafragma tersusun atas otot, pembuluh darah, dan saraf yang disebut saraf frenikus.

6. Trakea (Tenggorokan)

Trakea adalah tabung dengan panjang sekitar 5 inci yang menghubungkan laring dengan bronkus. Trakea tersusun atas tulang rawan hialin berbentuk seperti huruf C dan dilapisi oleh epitel bersilia. Fungsi trakea adalah sebagai saluran pernapasan. Silia yang terdapat dalam sel epitel berfungsi untuk menangkap partikel asing dan membawanya ke faring sehingga dapat masuk ke sistem pencernaan.
04.24 | 0 komentar | Read More
 
berita unik